A partir de ahora somos Elev8

Somos más que un simple corredor. Somos un ecosistema de trading todo en uno: todo lo que necesitas para analizar, operar y crecer está en un solo lugar. ¿Listo para elevar tu trading?

Pasar Saham Asia: Tiongkok Gagal Ubah Sentimen di Tengah Kekhawatiran Inflasi, Pertumbuhan

  • Meningkatnya kekhawatiran prakiraan inflasi, pertumbuhan membuat ekuitas Asia-Pasifik tetap berat.
  • Berita Covid dari Tiongkok menopang rebound saham berjangka tetapi imbal hasil yang lebih kuat membebani sentimen.
  • Anggaran Selandia Baru, Indonesia gagal memperbarui optimisme, laporan tenaga kerja Australia beragam.

Pasar di Asia-Pasifik terlihat merah, meskipun baru-baru ini rebound, karena kekhawatiran inflasi dan pertumbuhan berhadap-hadapan dengan optimisme yang hati-hati di Tiongkok selama Kamis pagi. Ketika menggambarkan sentimen, indeks MSCI untuk saham Asia-Pasifik di luar Jepang turun sekitar 2,0% sedangkan Nikkei 225 Jepang mencatat penurunan harian 1,72% pada saat berita ini dimuat.

Saham-saham di Tiongkok baru-baru ini memangkas penurunan, meskipun berada di zona merah, karena penurunan angka covid Tiongkok ditambah dengan pembukaan kembali Shanghai secara bertahap.

ASX 200 Australia dan NZX 50 Selandia Baru masing-masing turun 1,56% dan 0,90% bahkan ketika laporan ketenagakerjaan Australia yang beragam untuk bulan April tidak dapat menyenangkan investor saham, dan anggaran Selandia Baru juga tidak membantu warga memerangi kesengsaraan inflasi. Namun, subsidi energi Indonesia dalam proposal anggaran tahunan berhasil membantu IDX Composite melawan tren bearish yang luas dengan kenaikan intraday 0,35%.

Selanjutnya KOSPI Korea Selatan dan BSE Sensex India turun lebih dari 1,0% karena para pedagang mempertimbangkan kekhawatiran pertumbuhan di tengah defisit anggaran dan harga energi yang lebih tinggi, serta kekhawatiran inflasi di seluruh dunia.

Di sisi yang lebih luas, tolok ukur Wall Street membukukan penurunan harian terbesar dalam hampir dua tahun karena bank-bank investasi besar menurunkan prakiraan pertumbuhan setelah serangan inflasi tinggi multi-tahun baru-baru ini di negara-negara maju. Namun, perlu dicatat bahwa S&P 500 Futures mencetak kenaikan ringan di sekitar 3.930, setelah awal yang suram hari ini, sedangkan imbal hasil obligasi Pemerintah AS 10-tahun naik 2,2 basis poin (bps) ke 2,90% pada saat berita ini dimuat.

Selanjutnya, kalender ekonomi ringan membuat investor bergantung pada katalis risiko dan karenanya obrolan seputar inflasi dan pertumbuhan dapat membuat ekuitas tetap berada di bawah tekanan.

Pemanfaatan Kapasitas Swedia Untuk 1Q Di Atas Perkiraan (0%): Aktual (0.1%)

Pemanfaatan Kapasitas Swedia Untuk 1Q Di Atas Perkiraan (0%): Aktual (0.1%)
Leer más Previous

Analisis Harga USD/JPY: Bertujuan Rebut Kembali Tertinggi Dua Dekade di 131,00

Pasangan USD/JPY menghadapi barikade di sekitar 129,00 setelah rebound lebih kuat dari 128,00 di sesi Asia. Pada hari Rabu, aset tersebut turun tipis
Leer más Next