นับต่อจากนี้ เราคือ Elev8
เราไม่ได้เป็นแค่โบรกเกอร์ แต่เป็นระบบนิเวศการเทรดครบวงจร ทุกสิ่งที่คุณต้องการในการวิเคราะห์ เทรด และเติบโตอยู่ในที่เดียว พร้อมยกระดับการเทรดของคุณหรือยัง?
เราไม่ได้เป็นแค่โบรกเกอร์ แต่เป็นระบบนิเวศการเทรดครบวงจร ทุกสิ่งที่คุณต้องการในการวิเคราะห์ เทรด และเติบโตอยู่ในที่เดียว พร้อมยกระดับการเทรดของคุณหรือยัง?
Federal Open Market Committee (FOMC) menaikkan suku bunga 75 bp ketiga berturut-turut. Ekonom di HSBC sekarang memperkirakan kenaikan 75 bp lagi di bulan November dan terus mencari penguatan USD ke depan.
“Kami sekarang memperkirakan kenaikan suku bunga tambahan 75 bp pada November, 50 bp pada Desember, dan kenaikan 25 bp terakhir pada Februari 2023, menjadikan kisaran target federal funds naik menjadi 4,50-4,75%. Risiko untuk suku bunga kebijakan mungkin masih condong ke atas, mengingat inflasi yang melekat dan tinggi."
“USD seharusnya didukung dengan baik oleh tiga pilar kerangka kerja kami. Pertama, The Fed telah mengindikasikan bahwa masih punya banyak pekerjaan yang harus dilakukan untuk mengendalikan inflasi agar mencapai target. Kedua, 'puncak suku bunga' yang lebih tinggi sangat membantu USD. Juga jelas bahwa The Fed memandang pertumbuhan yang lebih lambat sebagai bagian yang mungkin dan perlu dalam upaya ini. Dengan bank-bank sentral global lainnya beroperasi dengan pola pikir yang sama, prospek pertumbuhan yang menantang kemungkinan akan tetap sama positifnya untuk USD. Ketiga, kombinasi dari dua faktor pertama ini kemungkinan akan menghambat selera risiko, mendorong 'safe-haven' USD."
"Kami percaya hasil FOMC September telah secara material mendukung kasus bullish untuk USD."